Sertifikasi Karantina DKI Jakarta: Jaminan Mutu Kopra Indonesia Tembus Bangladesh

Jakarta, Aktualbisnis.com

Karantina DKI Jakarta terus berkomitmen mendorong akselerasi ekspor komoditas pertanian unggulan dengan memastikan standar keamanan hayati tetap terjaga. Pada Selasa (31/03/2026), komoditas kopra dengan nilai ekonomi mencapai Rp590 juta berhasil lolos sertifikasi karantina untuk dikirim ke Bangladesh. Pengiriman ini menjadi bukti nyata peran strategis Karantina DKI Jakarta dalam memfasilitasi perdagangan internasional sekaligus menjaga reputasi kualitas komoditas Indonesia di pasar global.

Guna menjamin kesehatan komoditas tersebut, Petugas Karantina yang terdiri dari Teguh Prayitno dan Hery Widyanto melakukan pemeriksaan intensif di lapangan. Pemeriksaan mencakup kesesuaian jumlah media pembawa dengan dokumen yang diajukan serta pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi keberadaan hama, penyakit, maupun serangga hidup. Dengan metode pemeriksaan fisik secara acak yang teliti, Petugas Karantina memastikan bahwa kopra tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) sehingga aman untuk diberangkatkan ke negara tujuan.

Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, menegaskan bahwa ketelitian petugas di lapangan merupakan bagian dari upaya perlindungan sumber daya alam hayati nasional. “Keberhasilan ekspor ini menunjukkan bahwa standar kesehatan kita diakui secara internasional. Kami mengajak para pelaku usaha dan masyarakat luas untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap prosedur karantina. Partisipasi aktif dalam melaporkan komoditas yang akan dilalulintaskan adalah langkah konkret untuk melindungi kekayaan alam kita dari ancaman hama penyakit sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi bangsa,” ujar Amir.

Langkah pengawasan yang dilakukan oleh Barantin melalui Karantina DKI Jakarta ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya fungsi perkarantinaan. Melalui sinergi yang kuat antara petugas dan masyarakat dalam mematuhi regulasi, risiko masuk dan tersebarnya ancaman hayati dapat ditekan secara signifikan. Dengan tingginya tingkat kepedulian masyarakat untuk ‘Lapor Karantina’, kelestarian sumber daya alam Indonesia akan tetap terjaga bagi generasi mendatang sembari terus memacu pertumbuhan ekonomi melalui jalur ekspor yang sehat dan terpercaya. (Fr)