Film “Para Perasuk” Karya Wregas Bhanuteja Tayang 23 April 2026

Jakarta, Aktualbisnis.com

Film Para Perasuk garapan sutradara Wregas Bhanuteja siap tayang di bioskop Tanah Air pada 23 April 2026 mendatang. Diproduksi oleh Rekata Studio, film ini mengajak penonton masuk ke sisi psikologis manusia yang gelap, sunyi, dan penuh luka.

Dengan judul internasional Levitating, film ini bercerita tentang sekelompok individu yang mengalami fenomena kerasukan namun bukan dalam pengertian semata-mata supranatural. Film ini membawa penonton masuk ke ruang batin yang gelap, di mana trauma, ketakutan, dan luka masa lalu perlahan mengambil alih kesadaran.

Film Para Perasuk dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Angga Yunanda sebagai Bayu
Maudy Ayunda sebagai Laksmi
Anggun Cipta sebagai Guru Asri
Chicco Kurniawan sebagai Pawit
Bryan Domani sebagai Ananto
Indra Birowo sebagai Bapak Bayu
Ganindra Bimo sebagai Fahri
Ocha Putri sebagai sepupu Bayu. Selain itu, film ini juga telah tayang di Festival Film Sundance 2026, yang semakin menambah daya tariknya.

Sinopsis Film Para Perasuk

Film “Para Perasuk” mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya

Cerita film Para Perasuk berpusat pada Bayu, seorang pemuda berusia 20 tahun yang ingin menjadi seorang perasuk.

Di desanya, ada tradisi unik di mana masyarakat justru menikmati momen saat seseorang dirasuki roh dalam sebuah pesta yang disebut sambetan. Bagi mereka, kerasukan bukan hal menakutkan, tapi justru menjadi hiburan sekaligus pengalaman spiritual.

Angga mengaku tersentuh saat memahami perjalanan karakter Bayu. Ia menilai Bayu menggambarkan perjuangan meraih mimpi di tengah keterbatasan. “Aku melihat Bayu terus jadi ikut merasakan gimana dia berusaha keras untuk bisa menggapai mimpi dan impiannya. Tapi mungkin saking kerasnya dia berusaha, awalnya mungkin itu menjadi ambisi sampai akhirnya itu menjadi obsesi, berakibat banyak hal yang harus dia korbankan,“ tuturnya.

Film “Para Perasuk” mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya.

Film ini juga menghadirkan konsep unik berupa roh binatang. Setiap roh membawa karakteristik berbeda yang memengaruhi perilaku manusia yang dirasuki. Ini jadi elemen simbolik yang kuat sekaligus fresh di dunia perfilman Indonesia.

Dari total 20 roh, berikut 11 yang sudah diketahui: Roh Kancil, Roh Semut, Roh Monyet,, Roh Kutu, Roh Kerbau, Roh Emprit, Roh Macan, Roh Kupu, Roh Jago, Roh Lintah, Roh Bulus.

Film ini terasa seperti perjalanan sunyi yang perlahan menyesakkan membuat penonton tidak hanya takut, tetapi juga merenung.

Para Perasuk bukan sekadar film horor biasa. Ia adalah refleksi tentang manusia, luka batin, dan sisi gelap yang sering kita sembunyikan. Sebuah karya yang menegaskan bahwa terkadang, hal paling menakutkan bukanlah apa yang berada di luar melainkan apa yang bersemayam di dalam diri kita sendiri. (Fr)